DIY Choker Necklace (without hooks) / Cara Membuat Kalung Choker (tanpa pengait)


So I wanna make this post in full English but I know that there are lots of choker necklace DIY out there, so how about making this post in Indonesian language? I will still use English in the photos but the post will be written in Indonesian. So, let's start this post in Indonesian language! :)

Hai semuanya, berjumpa lagi dengan saya disini, setelah sekian lama gak menyentuh blog karena banyaknya ujian di kampus, akhirnya sekarang libur dan aku gak tau mau ngapain. Entah mengapa tiba-tiba aku melihat barang-barang yang tak terpakai di kotak penyimpanan, lalu berinisiatif untuk membuat DIY project, yaitu aku mau buat kalung Choker (yang lagi ngetren itu) dengan tanpa pengait.

Kenapa aku buat yang tanpa pengait? Well, cukup susah cari besi-besi untuk pengait di daerah dekat rumaku, sehingga akhirnya aku memutuskan untuk membuat kalung yang tanpa pengait. Aku buat pengaitnya justru dengan tali itu sendiri, yang biasanya disebut 'sliding knot'. Nah, daripada banyak basa-basi aku mulai step-stepnya ya :)

Pertama, kamu siapkan bahan-bahannya, yaitu tali untuk kalung, liontin dan rantai, lem, tang dan gunting. Sebenernya ada bahan lain yang lupa aku masukin, yaitu selotip sama tusuk gigi.
Untuk talinya, aku beli di pasar Puri, harganya 2000 per meter. Untuk liontinnya, aku punya itu semua dari lama bekas gelang-gelang yang sudah rusak, lalu aku simpan liontin dan rantainya.

Langkah selanjutnya,
1. Siapkan rantai atau liontin yang kamu pilih
2. Siapkan talinya, lalu gunting seukuran ukuran kepala kamu
3. Tambahkan beberapa cm supaya kamu yakin talinya bisa muat ke kepala kamu (aku punya 72 cm)

Pengalaman aku soal tali, aku sebelumnya udah salah gunting karena aku ukur sesuai ukuran leher aku ternyata gabisa masuk ke kepala >< yah maklum, aku kan pakainya sliding knot, bukan hook atau pengait, hehe.

(anime pic from tumblr.com)
1. Step selanjutnya, masukan ujung tali ke dalam lubang rantai.
2. Tarik talinya, lalu masukan ujung tali ke dalam lubang selanjutnya
3. Tarik talinya, lalu kalau kamu benar, posisinya akan terlihat seperti gambar ketiga
4. Ulangi step ini sampai semua lubang rantai terisi

Nah kalau kamu udah masukin talinya ke setiap lubang rantai, hasilnya akan seperti gambar di atas ini. Pelan-pelan aja masukinnya, kalau buru-buru nanti bisa salah masukin. hehe

Jangan lupa untuk lem bagian ujung dari rantainya ke tali supaya rantainya gak lepas-lepas. Kasih lem nya dikit aja, kalau kebanyakan jadi keliatan jelek.

1. Setelah selesai dengan step tadi, taruh kalung dalam bentuk lingkaran, lalu selotip bagian ujung dari talinya supaya gak gerak-gerak (bagian A dan B)
2. Ambil tali lain yang lebih pendek (kira-kira 28 cm); nama dalam gambar C&D, lalu taruh dibawah tali A dan B.

Ambil bagian kanan tali (D), lalu taruh di atas tali A dan B.

Ambil bagian kiri tali yang tadi (C) lalu taruh di atas D.

Setelah ditaruh di atas D, ambil C lalu masukan ke bawah tali A dan B. Agak membingungkan sih, tapi kalau kamu udah ngerti, gampang kok!

Masukan C ke dalam lubang yang sudah terbentuk barusan. Kalau kamu benar, akan terlihat seperti gambar di atas.

Tarik C dan D, lalu akan terbentuk simpulan seperti gambar di atas.

Ulang step di atas antara 3 sampai 4 kali. Jika sudah, gunting sisa dari simpulan.

Lem bagian tali yang tadi sudah digunting agar simpulannya tidak terlepas.

SELESAI! :)

5 comments:

  1. Wah, kreatif banget nih. Kapan-kapan mau coba :)

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. wah aku sih cuma bilang mau beli tali untuk kalung - belinya di pasar puri hehe. Hope it helps :) mengkilap gitu talinya.

      Delete

THANKS FOR YOUR COMMENTS!
My instagram: @ellyzabeth_tan
Let's keep in touch! :)

Powered by Blogger.