A Day With Prelo (Prelo App Review)

Hai guys, I'm back :) Kali ini aku gak akan membahas fashion maupun beauty, tapi aku mau membahas satu aplikasi yang baru-baru ini aku pakai, yaitu Prelo.

Sebelumnya, pernah gak sih kalian punya barang di rumah yang baru aja dibeli, atau sudah lama dibeli, tapi gak pernah dipakai dan dibiarin nganggur aja? Kalau pernah, kita sama. Aku punya beberapa barang yang gak pernah aku pakai dengan berbagai alasan, misalnya, untuk pakaian / aksesoris, aku gak mau pakai karena gak pede, atau karena pas beli kekecilan. Nah kalau udah gitu, rasanya sayang banget kan kalau barang-barang tersebut hanya menumpuk di rumah? Daripada menumpuk di rumah, lebih baik diberikan ke orang lain atau kalau kalian mau menambah pundi-pundi, dijual lagi saja! 

Baru-baru ini aku mencoba satu aplikasi yang namanya Prelo. Prelo ini adalah satu marketplace yang fokus menjual barang-barang bekas, atau bahasa kerennya Preloved. Kemarin, aku sempat mencoba untuk menjual Goospery Samsung S5 Case-ku yang aku pakai hanya 1 minggu saja. Hasilnya? 3 hari langsung terjual, wow. Akupun sampai kaget karena aku sudah menjual case ini sangat lama (di marketplace lain) namun belum terjual-jual.

Aplikasi Prelo sendiri aku download di Google Play Store. Aku suka pemilihan warna app-nya yaitu hijau turqouis. Saat aku mencoba input barang preloved (Goospery Case tadi) yang ingin aku jual, aku cukup impressed karena Prelo ini detail sekali soal menampilkan informasi barang. Untuk foto dari barang, kita memfoto barang itu dari berbagai sudut yaitu: depan, belakang, saat dipakai, brand, dan cacatnya. Untuk informasi barang juga cukup lengkap, bahkan ada special story saat kita membeli barang itu loh!

Prelo juga memberikan pilihan mengenai ongkos kirim, apakah akan ditanggung kita atau ditanggung penjual. Yang perlu kita ketahui sebagai penjual adalah prelo tidak menerima barang palsu. Artinya, prelo hanya menjual barang preloved / bekas / second yang asli! Ini benar-benar menguntungkan pembeli, supaya kita yang beli juga percaya belanja disini :)

Satu hal yang perlu kita tahu sebagai penjual, prelo menarik komisi 10% dari harga penjualan kita, jadi misalkan harga barang adalah Rp 30.000, maka prelo akan menarik 10% nya (Rp 3.000) sehingga yang kita dapatkan adalah RP 27.000. Namun, komisi prelo ini dapat kita kurangi atau bahkan hilangkan jika kita share penjualan ini ke sosial media kita. To be honest, aku sebagai penjual agak kaget sih soal komisi ini tapi aku gak masalah asalkan barangku laku!

Ini adalah pengalamanku saat menjual Samsung S5 Goospery Case. Setelah aku meng-upload barang, 3 hari kemudian aku mendapatkan e-mail bahwa barang aku sudah laku terjual dan pembeli sudah mentransfer uang ke rekening prelo-ku. Lalu ketika aku cek, sudah ada alamat dan nomor telepon dari pembeli. Jadi sistem di prelo ini bukanlah kita yang negosiasi sendiri, melainkan prelo yang mengurus jual-belinya.

Setelah aku menerima pembayaran, aku mengirim barang tersebut ke pembeli. Barangpun sampai di rumah dia dengan selamat, dan aku mendapatkan review dari pembeli. Senangnya!

Untuk mengecek uang yang sudah masuk ke rekening prelo, kita bisa melihatnya di bagian 'tarik uang'. Uangku pun sudah masuk dan prelo menarik komisi senilai 6%. Tidak masalah bagiku, penjual senang, pembeli senang, prelo pun senang. Hahahahaha :)

Sekian dulu review-ku tentang prelo. Kalau kalian ingin download juga, klik disini ya! Gak hanya android, ios juga bisa download ini. See you!

1 comment:

  1. Wow nice post dear! :)


    Please check out my latest post, too? I'd love to hear something from you! :)
    www.cielofernando.com
    FACEBOOK | INSTAGRAM

    ReplyDelete

THANKS FOR YOUR COMMENTS!
My instagram: @ellyzabeth_tan
Let's keep in touch! :)

Powered by Blogger.