Innisfree Black Green-Tea Mask Review (Bahasa Indonesia)

Racun meracun di dunia per-makeup-an adalah hal yang biasa. Beberapa minggu yang lalu aku melihat video skincare haul dari Suhay Salim. dan lagi-lagi aku diracuni oleh mbak ini. Dia membeli fresh rose face mask, masker wash-off yang katanya bagus banget untuk melembabkan kulit kering, tapi harganya selangit. Nah, dia kasih tau dupe-nya atau versi murah dari si fresh ini, yaitu produk masker dari Innisfree. Nah, berhubung aku juga lagi nyari masker wash-off yang bagus untuk kulit kering, aku cobalah produk ini. Lagipula, Innisfree sudah ada di Indonesia dan harganya gak beda jauh dengan online shop, jadi aku tidak perlu lama-lama menunggu produknya datang. Akupun cus, langsung membelinya di mall Central Park.

Ini adalah kotak dari masker. Kotaknya menurutku biasa saja, namun pemilihan warna coklat dan kuning kehijauan sangat mencerminkan produk innisfree yang memang menggunakan bahan alami.

Klik untuk memperbesar
Ini adalah sisi kanan, kiri, atas bawah dari kotak masker. Penulisan kadaluarsa masker terdapat di botol masker dan itu bagus, supaya kalau kotaknya kita buang, kita tidak akan lupa kapan produk ini akan expired.

Klik untuk memperbesar
Ini adalah tampak depan dan belakang dari botolnya. Karena ini adalah produk yang aku beli di counter resmi Innisfree, maka ada penjelasan bahasa Indonesia dan bpom-nya. Ingredients dari produk ini ada di bagian kotaknya.

REVIEW LENGKAP:

PACKAGING: Pemilihan warna kemasan menurutku cukup menggambarkan produk Innsifree yang natural dan alami. Yang aku kurang suka adalah tempat dari masker ini, dia tidak mempunyai tutup di dalamnya sehingga produknya mengenai tutup utama. Ada ingredients di kotaknya dan tanggal kadaluarsa di wadahnya. 

WANGI: Pertama kali dibuka, wangi yang tercium adalah wangi teh bercamput dengan obat herbal. Bagi yang suka, mungkin kamu akan merasa wanginya menenangkan, tapi bagi yang tidak suka, mungkin agak sedikit mengganggu bagimu. Awalnya sih aku merasa wanginya agak sedikit mengganggu, tapi lama kelamaan aku nyaman dengan wanginya. Toh, ini produk alami bukan? Wanginya pun memang seharusnya alami.

TEKSTUR: Satu kata yang menggambarkan teksturnya: gel. Tekstur gel ini akan cocok dengan pemilik kulit kering, karena efeknya yang melembabkan kulit. Aku sendiri memang membeli masker ini karena teksturnya yang gel, dan aku kurang suka masker peel-off atau masker clay, karena biasanya masker seperti itu untuk mengencangkan kulit, dan kulitku kering, so yeah. Aku suka dengan teksturnya. Di dalam kandungan maskernya juga ada semacam daun teh kecil-kecil yang bercampur dengan gel-nya.

APLIKASI: Saat diaplikasikan ke kulit menggunakan spatula (by the way, produk ini tidak menyediakan spatula, jadi harus beli sendiri), rasanya lumayan dingin! Rasanya nyaman di kulit, melembabkan dan menenangkan. Diratakan juga mudah. Cuma yang aku kurang suka, gel ini agak lengket, jadi kalua terkena tangan dan rambut agak sedikit repot untuk mencucinya.

PEMAKAIAN: Aku biasanya menggunakannya saat wajah terasa kering, setelah cuci muka malam. Ratakan masker ke wajah, lalu diamkan 10-15 menit. Bersihkan wajah.

EFEK KE KULIT: Aku baru menggunakannya dua kali, dan selama dua kali ini aku belum menemukan perubahan yang signifikan terhadap kulitku. Namun, setelah pakai masker wash-off ini, kulit wajah memang terasa lembut dan kenyal. Efeknya enak di wajah, dan masker ini cocok di kulitku. Akupun cukup senang bisa membeli masker wash-off yang memang cocok untuk kulit kering.

HARGA: Rp 370.000,00 di counter resmi Innisfree.

PROS: Tekstur masker yang gel melembabkan,dan menenangkan kulit wajah. 

CONS: Harga agak mahal untuk kantong mahasiswa, masker agak lengket sehingga tidak mudah diaplikasikan, apalagi jika menggunakan tangan.

RECOMMENDED? Yes!

saat diaplikasikan ke tangan - saat diratakan ke tangan

saat diaplikasikan ke wajah - sorry for my advertisement-ish face hehe

Sampai jumpa di review selanjutnya!

No comments:

THANKS FOR YOUR COMMENTS!
My instagram: @ellyzabeth_tan
Let's keep in touch! :)

Powered by Blogger.